Minggu, 14 Juni 2015

DOKUMENTASI ASET DALAM PEMBUATAN GAME MATCHESS ( MINION MATCH)


Aset adalah semua kebutuhan atau bahan-bahan yang akan digunakan  dalam perancangan game engine berupa objek. Dengan kata lain, aset yaitu aspek dari permainan yang akan direferensikan oleh beberapa komponen atau asset itu sendiri sebagai penunjang pembuatan game. Assets berupa File-file seperti gambar, model 3D, suara dan lain-lain pada perancangan. Semua file-file tersebut berada pada folder asset yang berada pada satu folder project yang kita buat. Hal tersebut untuk memudahkan kita dalam pengelolaan assets.
Asset dibagi 2, yaitu external dan internal. Untuk external (mengimport semua data untuk pembuatan games yang mencakup) : 3D Models, Textures, Sound effects, dan Script. Sedangkan Untuk asset internal biasanya sudah tersedia didalam softwarenya.
Salah satu hal yang menjadi kendala untuk banyak orang dalam memulai membuat game adalah menyediakan art atau gambar yang akan digunakan dalam game. Mungkin karena tidak bisa membuat art sendiri atau karena tidak ada teman yang bisa membuat art untuk game yang kita buat. Walaupun tidak semua game membutuhkan art asset yang rumit, misalnya seperti Tetris, Red Remover, atau game 3D seperti Frozen Synapse, umumnya kita membutuhkan art asset tertentu. Jika pada unity, tampilan folder asset adalah seperti berikut ini ;


Asset-asset yang saya gunakan dalam pembuatan game matchess (saya beri nama minion match) adalah aset images dan aset sounds. Sebelumnya, game ini dibuat dengan menggunakan software strawberry prolog. Prolog adalah bahasa pemrograman logika atau disebut juga bahasa nonprosedural yang dikhususkan untuk pembuata game. Aset gambar yang saya gunakan disini adalah untuk menambahkan objek sebagai karakter, background, tampilan loading progres dan spalshscreen. Sedangkan assets sound berperan sebagai efek suara untuk menunjang pembuatan game serta membuat game memiliki daya tarik. Sesuai dengan judul gamenya (minion match), maka saya menggunakan assets yang berhubungan dengan tema tersebut yaitu gambar-gambar maupun suara-suara yang ada dalam film minion rush / despicable me. Untuk mendapatkan assets gambar dan suara tersebut dapat dicari / didownload, kemudian disimpan dan disatukan dalam folder assets untuk memudahkan dalam perancangan game.
Assets perancangan game
Ø  Aset Grafis
Digunakan untuk mewujudkan elemen estetika (yang diracik oleh pembuat game) ke dalam bentuk visual. Dalam game minion match ini, elemen visual yang dibutuhkan misalnya :

a)    Karakter yang dimainkan oleh pemain


b)    Background pada tampilan loading progress dan menu home









c)    dan background pada dunia tempat dimana si karakter itu berinteraksi


Ø  Aset Sounds
Sama halnya dengan aset grafis, aset efek suara atau latar musik juga penting sifatnya dalam pembuatan game. Jika tidak ada efek sound maka game akan terdengar sepi dan membosankan, oleh karena itu diperlukan aset audio pada game yang dibuat. Berikut adalah tampilan list dari sounds yang sudah saya masukkan dalam folder aset perancangan game ini ;


Aset sounds diatas adalah suara-suara lucu dari minion rush beserta kawan-kawannya. Sounds tersebut akan terdengar saat anda mengklik button play untuk memulai permainan, atau saat anda menang/kalah maka suara tersebut akan keluar bersamaan dengan notification untuk memberitahukan bahwa anda menang atau kalah.

Jumat, 24 April 2015

Script Naskah Cerita Game Matchess

ALUR / SCRIPT GAME MATCHES

Game yang saya buat adalah Minion Match dengan menggunakan software strawberry prolog. Permainan ini mengandung konsep AI ( Artificial Intelligence) dimana komputer bisa berfikir, mempunyai penalaran dan kecerdasan seperti yang dimiliki oleh manusia, sehingga pemain membutuhkan strategi yang tepat untuk memenangkan permainan dengan melawan artificial intellegence computer. Di dalam permainan ini saya menggunakan sekitar 36 item/objek yang tersusun dari pos satu sampai pos 10 membentuk segitiga dengan tokoh Minion Rush. juga terdapat fungsi timer yang digunakan untuk memberikan batas waktu dalam permainan, jika timer menunjukkan nol maka game over dengan menunjukkan sebuah pesan game telah berakhir.

Alur permainan yang digunakan pada game Minion Match  ini adalah sebagai berikut:
1.   User memulai permainannya terlebih dahulu dan user mengklik item yang diinginkan untuk diambil. Item yang bisa di klik hanya berada dalam satu column saja.
2.    Setelah itu, computer akan mulai jalan permainan setelah user jalan permainan.
3.    Komputer diberi pembelajaran untuk menghalangi jalan user (mengambil item) untuk mencapai Goal.
4.    Komputer diberi pembelajaran untuk memenangkan game ini (menyisakan satu item), karena game ini jangan ambil item terakhir.

GOALS / TUJUAN

Goal (tujuan) untuk menyelesaikan permainan Minion Match  ini adalah menyisakan satu item terakhir untuk lawan yaitu (AI computer). Karena game iniDont take the lastatauJangan ambil item terakhir.
Jika menang maka akan muncul message "Congratulations, You are the winner".
Jika kalah maka akan muncul message "So Poor, You lost this game".

 

Game Engine Blender


Game Engine adalah sistem perangkat lunak yang dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game. Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render ( “renderer”) untuk 2D atau 3D grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Engine bukanlah executable program, artinya engine tidak bisa dijalaankan sebagai program yang berdiri sendiri. Diperlukan sebuah program utama sebagai entry point atau titik awal jalannya program. Pada c++, entry pointnya adalah fungsi main(). Biasanya program utama ini relatif pemdek. Game engine ini adalah program yang “memotori” jalannya suatu program game. Kalau game diilustrasikan sebagai musik yang keluar dari mp3 player, maka engine adalah mp3 player dan program utama adalah data mp3 yang dimasukkan ke dalam mp3 player tersebut.
Dengan adanya engine, waktu, tenaga dan biaya yang dibutuhkan untuk membuat game software menjadi berkurang secara signifikan. Beberapa game dengan jenis dan gameplay yang hampir sama bisa dibuat dengan sedikit usaha bila terlebih dahulu dibuat engine-nya. Setelah engine diselesaikan, programmer hanya perlu menambahkan progam utama, memakai resources (objek 3D, musik, efek suara) yang baru dan, jika benar-benar dibutuhkan , sedikit memodifikasi engine sesuai kebutuhan spesifik dari game yang bersangkutan. Program game engine seluruhnya berorientasi objek. Lebih bersifat reaktif daripada posedural. Sulit unutk menggambarkan engine secara keseluruhan dalam flowchart, karena alur program bisa diatur sesuai dengan keinginan pemakai engine, yaitu game programmer.