Minggu, 09 Desember 2012

Hubungan Pertumbuhan Penduduk terhadap Kesejahteraan


Pertumbuhan penduduk atau yang disebut dengan dinamika penduduk adalah pertambahan populasi dari waktu ke waktu dalam jangka waktu tertentu yang dinyatakan dalam prosentase. Bertambahnya penduduk disebabkan oleh tingkat kelahiran yang lebih besar daripada tingkat kematian, serta tingkat perpindahan penduduk/migrasi yang terdefinisi lagi menjadi imigrasi dan emigrasi. Penduduk dunia sa’at ini mencapai lebih dari 6 miliar, dimana dari jumlah tersebut,80% berada di Negara-negara berkembang,seperti Indonesia. Sedikit menyinggung tentang kesejahteraan, yang dimaksud dengan kesejahteraan itu sendiri yaitu terpenuhinya kebutuhan secara material dan non-material. Namun dalam masyarakat Indonesia mengartikan sebuah kata “kesejahteraan” hanya sebatas hidup tentram dan bahagia. Kesejahteraan memiliki arti lebih dari itu, hal tersebut sebenarnya cenderung menuju tatanan kehidupan yang lebih maju,kemakmuran,kesusilaan,terdapat keseimbangan antara jasmaniah dan rohaniah,ataupun antara material dan spiritual, berkembangnya sumber daya alam dan sumber daya manusia. Masalah kesejahteraan dalam masyarakat seperti pertumbuhan penduduk tidak dapat diatasi oleh sepihak atau tanpa ikut campur organisasi maupun pemerintahan.karena permasalahan sosial akan terus muncul selama kehidupan masih berjalan.
Piramida penduduk
A.pengertian piramida penduduk
Piramida penduduk adalah dua buah diagram batang, bagian dasar piramida menujukkan jumlah penduduk dan bagian badan pada satu sisi menggambarkan jumlah penduduk laki-laki dan sisi lainnya menggambarkan jumlah penduduk wanita pada kelompok interval usia.
Menurut umur dan jenis kelamin, penduduk dapat digambarkan secara grafik dalam bentuk piramida penduduk dengan perbedaan atas dan bawah. Dengan adanya grafik dapat menghasilkan jumlah penduduk secara total.  Piramida penduduk dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
  A.1. Expansive (bentuk limas)
adalah jumlah penduduk usia mudaa lebih banya dari pada usia dewasa/tua,sehingga pertumbuhan penduduk sangat cepat karena jumlah kelahiran dan kematian masih cukup tinggi.contoh : Indonesia, Filipina, Mesir, Brazil, India.
       A.2. Stationer (bentuk granat)
adalah  jumlah antara usia muda dengan usia dewasa sebanding,sehingga jumlah kelahiran dan kematian seimbang, pertumbuhan  penduduk sedikit, dan jumlah penduduk relatif tetap. Contoh: Amerika Serikat, Belanda, Norwegia,  Finlandia.
adalah jumlah usia tua lebih besar dari pada usia muda, sehingga pertumbuhan penduduk mengalami penurunan
A.3. Constructive (bentuk batu nisan)
adalah jumlah usia tua lebih besar dari pada usia muda, sehingga pertumbuhan penduduk mengalami penurunan karena angka kelahiran lebih kecil dari pada angka kematian, sebagian besar penduduk berada pada kelompok usia tua. Contoh : Jerman, Inggris, Prancis.
B. kegunaan piramida penduduk
1. Dapat menggambarkan usia dan distribusi jenis kelamin penduduk.
2. Menentukan jumlah prosentase jumlah penduduk terhadap jumlah  penduduk total.
3. Mengetahui sejarah perkembangan penduduk pada masa lampau dan masa yang akan datang.
4. Mengetahui struktur usia beserta implikasinya terhadap tuntutan kebutuhan dasar penduduk
5. Memandang kemampuan tenaga kerja untuk kebutuhan tambahan kesempatan kerja di masa mendatang.
PENGARUH  PERTUMBUHAN  PENDUDUK:
(A)     Dipandang dari segi positifnya :
~ dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi, disertai kualitas yang memadai akan membantu memajukan pembangunan.
~ banyak konsumen yang memanfa’atkan barang/jasa dari dalam negeri maupun luar negeri.
~ membantu pertumbuhan ekonomi, seperti: banyaknya permintaan terhadap barang/jasa konsumsi.
(B)     Dipandang dari segi negatifnya
Ø  Dampak kepadatan penduduk terhadap perkotaan :
~  terjadinya pengangguran dan menigkatnya kriminalitas.
~ munculnya permukiman penduduk, yaitu permukiman terlalu     padat/permukiman kumuh.
~ berkurangnya lahan pertanian, karena banyak yang dijadikan sebagai perumahan.

Ø  Dampak kepadatan penduduk bagi pedesaan :
~  menurunnya produktivitas dalam bidang pertanian, karena kurangnya tenaga kerja.
~ pembangunan menjadi terhambat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar